Perlukah Minum Vitamin untuk Ibu Hamil??
![]() |
| Perlukah Minum Vitamin untuk Ibu Hamil?? |
Perlukah Minum Vitamin untuk Ibu Hamil??
Saat masa kehamilan, sangat penting bagi Ibu hamil untuk menjaga asupan vitamin melalui pilihan menu dan pola makan yang teratur agar bisa hamil sehat. Pilihan menu yang sehat akan membantu kamu dalam menjaga pertumbuhan dan perkembangan janin didalam kandungan.
Meskipun begitu, terkadang morning sickness yang muncul secara tiba-tiba membuat kamu menjadi mual dan kehilangan nafsu makan. Dengan keadaan yang demikian, konsumsi vitamin tambahan dan suplemen akan tampak menjadi ide yang sangat baik untuk dicoba. Terlebih untuk Ibu hamil yang menderita diabetes dan anemia, sangatlah perlu suplemen tambahan untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.
Terkadang dokter kandungan maupun bidan pun menyarankan kepada Ibu hamil untuk mengkonsumsi vitamin dan suplemen tertentu. Saat ini pula telah banyak beredar jenis multivitamin dan suplemen tambahan yang secara khusus ditargetkan untuk dikonsumsi oleh Ibu hamil dan menyusui. Nah sebenarnya seberapa pentingkah konsumsi vitamin dan suplemen untuk Ibu hamil? apakah dengan minum suplemen bisa hamil sehat?
Perlukah Ibu Hamil Minum Vitamin??
Faktanya, Ibu hamil tidak perlu minum vitamin atau pun suplemen tambahan loh. Hal ini boleh kamu lakukan apabila makanan yang setiap hari dikonsumsi adalah makanan yang sehat dan kaya akan vitamin dan gizi. Karena itulah pentingnya bagi Ibu hamil untuk mengatur menu dan pola makan yang seimbang untuk tumbuh kembang janin didalam kandungan.
Namun pada kenyataannya, banyak Ibu hamil yang tidak memiliki kebiasaan makan yang sepenuhnya sehat, terkadang pula pola makan Ibu hamil tidak terkontrol. Serta banyak pula wanita yang cenderung malas makan ketika mengalami morning sickness yang parah pada awal masa kehamilan. Hal seperti inilah yang menyebabkan bahwa konsumsi vitamin tambahan merupakan ide yang baik untuk dicoba. Dengan konsumsi vitamin tambahan yang cukup, maka nutrisi yang dibutuhkan janin pun dapat terpenuhi.
Pada umumnya, suplemen dan vitamin tambahan yang diminum oleh ibu hamil hanya mengandung asam folat dan zat besi saja. Hal ini dikarenakan asam folat sangat dibutuhkan oleh buah hati didalam kandungan karena asam folat diperlukan untuk perkembangan otak dan syaraf bagi janin didalam kandungan kamu.
Setidaknya Ibu hamil membutuhkan 400-600 mikrogram asam folat setiap harinya selama masa kehamilan untuk mencegah sang buah hati mengalami cacat pada saat lahir. Selain asam folat ada pula zat besi yang sama pentingnya loh. Saat hamil, kebutuhan akan zat besi dalam tubuh akan meningkat. Hal ini dikarenakan karena tubuh Ibu hamil sedang dipersiapkan untuk proses kelahiran yang nantinya akan menghabiskan banyak pasokan darah dalam tubuh.
Zat besi dibutuhkan untuk mengganti kebutuhan darah yang hilang saat masa kehamilan. Selain itu, zat besi pula dibutuhkan oleh janin untuk perkembangan tulang dan gigi. Karena itulah, kebanyakan suplemen pra-kelahiran biasanya banyak mengandung asam folat dan zat besi.
Selain asam folat dan zat besi, vitamin yang dibutuhkan saat masa kehamilan yaitu vitamin B12, vitamin C, lemak omega 3, dan kalsium. Biasanya vitamin B1 diberikan kepada Ibu hamil vegetarian, termasuk bila ketika masa hamil sulit mengkonsumsi produk susu maupun produk makanan hewani. Vitamin C biasanya disarankan oleh dokter bila Ibu hamil mengalami anemia.
Namun, tetap harus dibarengi dengan konsumsi bahan makanan yang mengandung vitamin C, agar penyerapannya akan optimal. Selanjutnya yaitu lemak omega 3 yang dapat membantu perkembangan otak dan mata pada janin dalam kandungan. Meskipun sebenarnya lemak omega 3 dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi ikan segar, namun perlu diperhatikan agar ikan yang dikonsumsi tidak mengandung merkuri.
Kalsium tambahan dapat diperoleh dari konsumsi daging, keju maupun susu.
Menurut seorang ahli diet dan juru bicara Health Supplements Information Service yang mengemukakan bahwa tidak ada bukti kuat untuk mendukung rekomendasi bahwa semua wanita hamil harus mengambil suplemen tambahan selain vitamin prenatal pokok yang disarankan dokter.
Kecuali asam folat yang memang memiliki fungsi terapi yang bekerja aktif mencegah gangguan tabung saraf bayi. Peran suplemen tambahan hanya menyeimbangi kebutuhan nutrisi bagi Ibu hamil. Berdasarkan hal tersebut, konsumsi vitamin tambahan atau suplemen boleh-boleh saja dilakukan.
Namun, harus sesuai petunjuk dan arahan dokter. Hal ini dikarenakan, mengkonsumsi vitamin yang terlalu banyak juga tidak baik untuk kesehatan Ibu hamil dan juga janin didalam kandungan.
Baca Juga : Apakah Ibu Hamil Boleh Diet
Dengan bagitu, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan maupun bidan kepercayaan kamu bila kamu ingin minum vitamin tambahan.
Selalu ikuti petunjuk dan arahan dari dokter mengenai jumlah vitamin yang harus dikonsumsi serta jenis vitamin atau suplemen apa saja yang kamu butuhkan. Anggapan yang salah apabila kamu yakin bahwa jika konsumsi vitamin dalam jumlah yang cukup adalah hal yang baik. Maka, konsumsi dengan jumlah berlebih akan lebih baik.
Baca Juga : Kenapa Mual Saat Hamil? Ternyata Ini Jawabannya
Gunakanlah dan taati resep dari dokter, dan jangan menimbang-nimbang sendiri mengenai hal ini. Selain itu, tetaplah bijaksana mengenai penggunaan suplemen herbal atau obat-obatan non resep yang mungkin biasa digunakan sebelum hamil. Contohnya seperti penggunaan kosmetik atau pun masker herbal lainnya.
Karena memang ada beberapa yang tergolong aman dan masih boleh digunakan saat sedang hamil dan ada pula yang harus dihindari? apakah ibu hamil boleh diet?. Lagi-lagi konsultasikan kepada dokter kamu mengenai hal tersebut.


No comments for "Perlukah Minum Vitamin untuk Ibu Hamil??"
Post a Comment