Kenapa Mual Saat Hamil? Ini Jawabannya


Kenapa Mual Saat Hamil? Ini Jawabannya
Muall????

Kenapa Mual Saat Hamil? Ini Jawabannya

Rasa mual bahkan hingga muntah sering terjadi pada masa kehamilan, terutama pada masa trisemester pertama. Kemudian rasa mual pada masa kehamilan dikenal dengan sebutan morning sicknes, biasanya hal ini terjadi pada awal masa kehamilan atau saat usia kandungan 1-3 bulan.

Disebut morning sickness karena rasa mual dan muntah sering terjadi di pagi hari. Rasa mual saat hamil ini dialami oleh sebagian besar Ibu hamil, hanya kurang dari 20% saja wanita hamil yang tidak mengalami hal tersebut. Nah, ingin tahu alasan rasa mual yang kerap kali timbul saat hamil? Simak penjelasan kami.

Kenapa Mual Saat Hamil? Ini Jawabannya.


Sebuah studi dilakukan kepada lebih dari 2.400 perempuan hamil mengungkapkan bahwa rasa mual dan muntah selama trisemester pertama terkait dengan penurunan resiko terjadinya keguguran dini, terutama bagi wanita yang berusia 30 tahun atau lebih.

Sebuah teori menunjukkan bahwa rasa mual yang kerap kali timbul selama masa kehamilan bermanfaat untuk mengurangi paparan janin terhadap zat berbahaya dalam diet Ibu hamil, mendorong Ibu hamil untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi, dan sebagai kode bahwa Ibu hamil harus menyesuaikan tingkat aktivitas sehari-harinya untuk mendorong pertumbuhan janin didalam kandungan sehingga bisa hamil sehat.

Rasa mual yang kerap kali timbul disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya:

  • Peningkatan Hormon HCG


Sebuah teori menunjukkan bahwa tak lama setelah telur dibuahi dan kemudian menempel pada lapisan rahim. Maka, tubuh perempuan akan mulai memproduksi hormon Human Chorionic Gonadotropin (HCG). Hormon HCG diproduksioleh plasenta pada awal masa kehamilan. Hormon HCG merupakan pertanda bahwa wanita sedang hamil.

Peningkatan hormon HCG pada Ibu hamil akan menyebabkan perubahan dalam tubuh sang Ibu yang memicu rasa mual. Rasa mual yang timbul menunjukkan bahwa kamu tengah mengalami pendakian normal hormon kehamilan yang diperlukan untuk kehamilan yang sehat.
  • Peningkatan Hormon Progesteron dan Estrogen


Peningkatan hormon progesteron dan estrogen terjadi saat seorang wanita hamil. Peningkatan hormon progesteron akan memicu pergerakan pada sistem pencernaan yang kemudian dapat menimbulkan rasa mual pada Ibu hamil. Sedangkan peningkatan hormon estrogen sendiri akan memicu peningkatan asam lambung.

Peningkatan asam lambung akan menimbulkan perasaan tidak nyaman di perut dan rasa asam di mulut yang kemudian pula menyebabkan Ibu hamil merasa mual dan ingin muntah.

Biasanya rasa mual terjadi di pagi hari yang dikarenakan oleh jarak waktu makan malam dengan sarapan pagi yang cukup panjang sehingga terjadi kekosongan pada lambung yang kemudian memicu peningkatan pada asam lambung.

Kemudian, tingkat keparahan dari rasa mual yang dialami oleh Ibu hamil pun berbeda-beda. Ada Ibu hamil yang merasa mual dengan keluhan yang biasa-biasa saja dan jarang merasa mual. Ada pula Ibu hamil yang sering merasa mual yang disertai dengan penurunan kondisi badan. Rasa mual yang berlebihan ini disebut hiperemesis gravidarum.

Bila terjadi hal yang demikian, maka segera konsultasikan ke dokter karena hal tersebut sangat perlu pertolongan medis karena berpotensi mengganggu kesehatan janin di dalam kandungan. Rasa mual yang terjadi pada Ibu hamil dibagi menjadi beberapa tingkatan, antara lain:
  • Tingkat Pertama


Mual tingkat pertama biasanya terjadi secara terus-menerus. Hal ini akan membuat Ibu hamil merasa lemas, kurang nafsu makan dan merasa nyeri pada ulu hati.
  • Tingkat Kedua


Mual tingkat kedua yaitu ketika kondisi Ibu hamil lebih parah dari yang pertama. Pada tingkatan ini ditandai dengan kondisi Ibu hamil yang menjadi semakin lemas, mata menjadi cekung, kulit menjadi keriput, nafas berbau aseton dan bersikap apatis.
  • Tingkat Ketiga


Tingkat ketiga disebut juga hiperemesis gravidarum atau tingkat mual pada Ibu hamil yang paling parah yang bahkan dapat menyebabkan hilangnya kesadaran dan mengalami koma. Bila Ibu hamil mengalami hal tersebut maka dapat berakibat pada kesehatan janin yang akan terganggu.

Hal ini mengakibatkan janin menjadi kekurangan aliran darah yang sangat dibutuhkan janin untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang janin.

Baca Juga : Perlukah Minum Vitamin Untuk Ibu Hamil??

Nah, setelah kamu mengetahui tentang penyebab mual dan tingkatannya alangkah lebih baik bila kamu juga mengetahui cara mengatasi rasa mual yang kerap kali timbul. Untuk mengatasinya yang dapat kamu lakukan antara lain:
  • Makan Camilan

Bila kamu merasa mulai mual, biasanya ditandai dengan rasa asam dan tidak enak di ludah kamu. Kamu bisa mengatasinya dengan makan cemilan. Kamu dapat makan snack ringan atau memakan permen untuk mengatasi rasa mual.
  • Minum Air Putih yang Cukup

Minum air putih yang cukup sangat penting bagi Ibu hamil untuk menghindari dehidrasi. Ketika muntah pula Ibu hamil akan mengeluarkan banyak cairan. Minum air putih yang cukup dapat mengganti cairan yang hailang tersebut.
  • Minum Minuman Hangat

Untuk meredakan rasa mual saat hamil dapat dengan meminum minuman hangat seperti air putih hangat, susu hangat, jahe hangat, susu jahe, teh hangat dan minuman hangat lainnya. Konsumsi minuman atau makanan olahan jahe pun dipercaya dapat menghilangkan rasa mual dan bisa menghangatkan tubuh.

Baca Juga : Apa Kalsium BAGUS Untuk Ibu Hamil??

Namun, tidak semua wanita hamil merasa mual dan muntah selama masa kehamilan, beberapa diantaranya ada juga yang merasa lapar saat hamil. Meskipun begitu, ada atau tidaknya morning sickness tetap saja Ibu hamil harus mengetahui pengetahuan dan cara mengatasinya.

Pengetahuan Ibu hamil untuk dapat membedakan antara mual yang disebabkan karena asam lambung dan mual yang disebabkan karena hamil sangat perlu diketahui untuk tiap Ibu hamil.


No comments for "Kenapa Mual Saat Hamil? Ini Jawabannya"